LAYANAN INFORMASI SERTA MERTA
  • KAI Raih Kualifikasi Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2018

    KAI meraih kualifikasi Informatif untuk kategori BUMN dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2018 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI). KAI meraih kualifikasi tersebut dari 111 BUMN.

    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) turut hadir untuk menyaksikan acara penganugerahan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada badan publik berkualifikasi INFORMATIF dari semua kategori. Pada kesempatan ini, DU hadir untuk menerima Piala dan Piagam Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang diserahkan langsung oleh Wapres JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/11). Pada prosesi penyerahan penghargaan, Wapres JK juga didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Pada kesempatan yang sama, penghargaan juga diserahkan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat untuk badan publik dengan kualifikasi Cukup Informatif dan Menuju Informatif.

    Tahun 2018 ini, Komisi Informasi Pusat melakukan monitoring dan evaluasi kepada seluruh Badan Publik dengan indikator antara lain pengembangan website yang terkait dengan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi); dan Pengumuman Informasi Publik, sehingga informasi publik dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh masyarakat. Selanjutnya, penilaian ditambahkan terhadap indikator Pelayanan Informasi Publik dan Penyediaan Informasi Publik yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan Presentasi Badan Publik untuk menilai terhadap komitmen, koordinasi, dan inovasi dalam implementasi Keterbukaan Informasi Publik. Seluruh komponen penilaian dalam pemeringkatan KIP didasarkan pada Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

    Dalam sambutannya, JK mengatakan keterbukaan informasi merupakan bagian dari demokrasi yang harus didukung implementasinya. JK menambahkan, salah satu elemen penting yang mendukung kemajuan bangsa adalah sistem informasi yang terbuka dan mudah diakses oleh rakyat.

    Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana mengatakan, visi besar pengembangan Keterbukaan Informasi adalah mewujudkan masyarakat informasi yang maju, cerdas, dan berkepribadian Pancasila serta mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, bersih, transparan dan akuntabel.